
Kegiatan Temu Kenal dan Sharing Session dalam rangka penyambutan mahasiswa baru Magister Teknik Industri sekaligus persiapan perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dilaksanakan pada Sabtu, 14 Februari 2026. Pada kesempatan tersebut, Fakultas Rekayasa Industri Telkom University menyelenggarakan agenda Pertemuan Orang Tua/Wali Mahasiswa untuk jenjang pascasarjana, khususnya Program Studi Magister Teknik Industri (MTI). Acara berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pukul 08.00 hingga 10.00 WIB dan dihadiri oleh orang tua/wali mahasiswa, pimpinan fakultas, serta tim pengelola program studi.
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen fakultas dan program studi dalam membangun komunikasi yang terbuka, transparan, dan sinergis antara institusi pendidikan dan keluarga mahasiswa. Melalui forum ini, orang tua/wali mendapatkan informasi komprehensif mengenai sistem akademik, struktur kurikulum, layanan administrasi, serta berbagai program unggulan yang tersedia di Magister Teknik Industri.
Sambutan dan Pembukaan Kegiatan
Acara dibuka secara resmi melalui sambutan dari Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Rekayasa Industri. Dalam arahannya, pimpinan fakultas menekankan pentingnya kolaborasi antara kampus dan keluarga dalam menunjang keberhasilan studi mahasiswa di tingkat magister.
Selain itu, disampaikan pula bahwa Fakultas Rekayasa Industri terus melakukan peningkatan mutu pendidikan melalui pengembangan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri, perluasan kerja sama internasional, serta penyediaan layanan akademik yang responsif terhadap dinamika teknologi dan globalisasi.

Paparan Layanan dan Administrasi Akademik
Setelah sesi pembukaan, Kepala Urusan Layanan Administrasi Akademik (LAA) yang memaparkan terkait sistem layanan dan proses administrasi akademik di lingkungan fakultas.
Dalam penjelasannya ditegaskan bahwa Kelulusan Tepat Waktu (LTW) pada Program Magister Teknik Industri adalah empat semester (dua tahun). Dengan kebijakan perpanjangan sampai dengan (delapan semester). Mahasiswa diharapkan telah melaksanakan seminar paling lambat pada semester enam. Apabila melewati batas waktu yang ditetapkan, program studi akan memberikan Surat Peringatan (SP). Kebijakan ini bertujuan menjaga disiplin akademik agar mahasiswa menyelesaikan studi secara terstruktur dan tepat waktu.
Selain menyampaikan ketentuan mengenai Kelulusan Tepat Waktu (LTW), pihak LAA juga menjelaskan mekanisme pemantauan progres studi mahasiswa yang dilakukan secara berkala melalui sistem akademik terpadu. Monitoring ini mencakup evaluasi capaian SKS, perkembangan penelitian atau tesis, serta kepatuhan terhadap tahapan akademik seperti proposal, seminar hasil, hingga sidang akhir. Program studi bersama dosen pembimbing secara aktif memberikan arahan dan pendampingan guna memastikan setiap mahasiswa memiliki perencanaan studi yang jelas dan terukur.
Pemaparan Profil Program Studi Magister Teknik Industri
Pada sesi program studi, Kaprodi Magister Teknik Industri, Bapak Dino Caesaron, Ph.D., menyampaikan gambaran menyeluruh mengenai profil dan keunggulan Program Studi Magister Teknik Industri.
Program Studi Magister Teknik Industri (MTI) telah dibuka sejak tahun 2016 dan saat ini telah meraih akreditasi unggul serta bersertifikasi internasional AUN-QA. Saat ini terdapat 12 dosen yang aktif mengajar dan membimbing mahasiswa di lingkungan MTI.
Kurikulum MTI 2024
Kurikulum MTI 2024 dirancang dengan total beban studi sebanyak 54 SKS. Terdapat tiga skema kurikulum yang dapat dipilih mahasiswa, yaitu:
- Course-based
- Research-based
- Project-based
Dari ketiga opsi tersebut, jalur course-based merupakan skema yang paling banyak dipilih. Kurikulum dirancang fleksibel namun tetap berbasis pada penguatan kompetensi analitis, manajerial, dan riset di bidang teknik industri.
Program Fast Track dan Direct Track
Dalam pemaparannya, Kaprodi juga menjelaskan mengenai program percepatan studi (Fast Track), yaitu jalur pendidikan yang memungkinkan mahasiswa menyelesaikan jenjang sarjana dalam empat tahun dan melanjutkan magister selama satu tahun tambahan. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa berprestasi untuk menempuh pendidikan lebih efisien.
Selain Fast Track, tersedia pula skema Direct Track yang diperuntukkan bagi alumni S1 Teknik Industri dengan ketentuan tertentu, termasuk peluang memperoleh beasiswa.
Kerja Sama Internasional dan Double Degree
Program Studi MTI juga aktif menjalin kerja sama dengan berbagai universitas luar negeri. Salah satu mitra internasional yang telah bekerja sama adalah National Taiwan University of Science and Technology (NTUST), Taiwan.
Program double degree telah berjalan dengan baik, dengan lima mahasiswa yang telah dikirim ke NTUST. Dari jumlah tersebut, empat mahasiswa telah lulus dan satu mahasiswa masih menjalani program double degree.
Selain itu, terdapat pula program:
- COIL Project (Collaborative Online International Learning)
- Joint Lecture bersama Ruhr West University of Applied Sciences, German
- Joint Supervision MTI–UTM, Malaysia
Kegiatan COIL Project tersebut menghadirkan kolaborasi akademik lintas negara, termasuk joint lecture antara MIE dan Ruhr West University. Program ini menjadi bukti komitmen internasionalisasi pendidikan di MTI.
Ke depan, program studi juga merencanakan pengembangan program:
- eciprocal program (kolaborasi dua arah)
- Research and community services collaboration
Langkah ini diharapkan memperluas jejaring akademik dan meningkatkan kualitas riset serta pengabdian kepada masyarakat.
Program Beasiswa Magister Teknik Industri
Dalam sesi tersebut juga dipaparkan beberapa program beasiswa yang tersedia di MTI, antara lain:
- Alumni Scholarship – Potongan 50% tuition fee bagi alumni program sarjana.
- Fast Track Scholarship – Potongan 50% tuition fee untuk mahasiswa S1 berprestasi dengan masa studi magister 1 tahun.
- Research Track Scholarship – Bebas biaya kuliah (0 tuition fee) bagi mahasiswa magister berprestasi yang berperan sebagai research assistant.
- Double Degree NTUST Taiwan Scholarships.
Program beasiswa ini menunjukkan komitmen program studi dalam memberikan akses pendidikan berkualitas bagi mahasiswa berprestasi serta mendorong peningkatan kualitas riset.
Sesi Diskusi Bersama Orang Tua / Wali Mahasiswa
Pertemuan tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga interaktif. Pada sesi diskusi, orang tua/wali mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan masukan terkait perkembangan akademik mahasiswa.
Beberapa topik yang dibahas dalam sesi diskusi meliputi:
- Monitoring progres tesis.
- Tantangan manajemen waktu mahasiswa magister.
- Dukungan akademik dan non-akademik dari program studi.
- Peluang karir lulusan MTI.
Diskusi berlangsung konstruktif dan menunjukkan tingginya perhatian orang tua/wali terhadap keberhasilan studi mahasiswa.
Melalui kegiatan Pertemuan Orang Tua/Wali Mahasiswa ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin kuat antara program studi dan keluarga mahasiswa. Sinergi ini menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan akademik yang suportif dan kondusif. Kegiatan ini direncanakan menjadi agenda rutin sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas akademik kepada orang tua/wali mahasiswa.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Fakultas Rekayasa Industri dan Program Studi Magister Teknik Industri Telkom University semakin menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kolaboratif dan berorientasi pada keberhasilan mahasiswa secara menyeluruh.
Penulis : Ziyadatunni’mah