Dalam menetapakan capaian pembelajaran para lulusan, kami berpedoman pada Kepmendiknas No.232/U/2002 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Dikti dan PHB, Kepmendiknas No. 45/U/2007, Buku Panduan Penyusunan KBK 2008.  Berdasarkan profil lulusan, maka disusunlah capaian penbelajaran lulusan sesuai dengan Buku Panduan Pengembangan Kurikulum KBK 2008.  Capaian pembelajaran yang dikembangkan dalam kurikulum akan dipetakan ke dalam elemen kompetensi sesuai dengan Deskripsi Generik dan Spesifik KKNI Level 8 Kepmesndiknas No. 45/U/2002. Kualifikasi capaian pembelajaran yang diharapkan dari lulusan S2 Teknik Industri adalah memiliki keahlian di bidang rekayasa industri dalam bersaing di kancah global, yang dapat diilustrasikan sebagai berikut:

 

Proses Pembentukan Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran disusun atas dasar 4 (empat) kategori yang dapat digunakan sebagai parameter pengukuran, yakni: sikap, keterampilan umum, keterampilan khusus, dan pengetahuan umum.

Unsur sikap harus mengandung makna yang sesuai dengan rincian unsur sikap yang ditetapkan di dalam SN DIKTI. Penambahan pada unsur sikap dimungkinkan bagi program studi untuk menambahkan ciri perguruan tinggi pada lulusan atau bagi program studi yang lulusannya membutuhkan sikap-sikap khusus untuk menjalankan profesi tertentu.

  • Keterampilan Umum

Unsur keterampilan umum harus mengandung makna yang sesuai dengan rincian unsur ketrampilan umum yang ditetapkan di dalam SN DIKTI. Penambahan pada unsur keterampilan dimungkinkan bagi program studi untuk menambahkan ciri perguruan tinggi pada lulusan.

  • Keterampilan Khusus

Unsur keterampilan khusus harus menunjukkan kemampuan kerja di bidang yang terkait program studi, metode atau cara yang digunakan dalam kerja tersebut, dan tingkat mutu yang dapat dicapai, serta kondisi/proses dalam mencapai hasil tersebut. Lingkup dan tingkat keterampilan harus memiliki kesetaraan dengan lingkup dan tingkat kemampuan kerja yang tercantum di dalam deskripsi CP KKNI menurut jenis dan jenjang pendidikan. Jumlah dan macam keterampilan khusus ini dapat dijadikan tolok ukur kemampuan minimal lulusan dari suatu jenis program studi yang disepakati.

  • Pengetahuan

Unsur pengetahuan harus menunjukkan dengan jelas bidang/cabang ilmu atau gugus pengetahuan yang menggambarkan kekhususan program studi, dengan menyatakan tingkat penguasaan, keluasan, dan kedalaman pengetahuan yang harus dikuasai lulusannya. Hasil rumusan pengetahuan harus memiliki kesetaraan dengan Standar Isi Pembelajaran dalam SN DIKTI. Dalam pemetaan atau penggambaran bidang keilmuan tersebut dapat menggunakan referensi rumpun ilmu atau bidang keahlian yang telah ada atau kelompok bidang keilmuan/pengetahuan yang dibangun oleh program studi sejenis.

 

Jabaran capaian pembelajaran lulusan Prodi S-2 Teknik Industri Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom adalah sebagai berikut:

  • Memahami arah perkembangan ilmu teknik Industri dan dampaknya terhadap industri.
  • Merancang dan mengembangkan sistem terintegrasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi.
  • Mengembangkan dan memutakhirkan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dalam bidang teknik
  • Melakukan identifikasi, formulasi, dan penyelesaian masalah keteknik industrian.
  • Berperan aktif dalam tim kerja yang multidisiplin.
  • Memahami tanggung jawab dan etika profesi.
  • Mampu berkomunikasi secara lisan maupun tulisan secara efisien dan efektif.
  • Mampu membina hubungan antar personal (interpersonal skill) yang baik.
  • Mempunyai kesadaran untuk selalu belajar seumur hidup, dan bersifat terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan Teknik Industri serta industri berbasis teknologi informasi dan komunikasi.
  • Mengembangkan dan memecahkan permasalahan keteknik Industrian pada sistem terintegrasi melalui penelitian yang teruji.
  • Mampu berpikir secara sistematik dan mampu menganalisis, merencanakan, serta mengimplementasikan rancangan sistem terintegrasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi.
  • Mampu mengelola kegiatan penelitian dan mengembangkan kelimuan teknik industri dan aplikasinya, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional.
  • Melakukan pengolahan, interpretasi, dan analisis data dengan menggunakan teknik-teknik analisa data dan permasalahan tingkat lanjut.
  • Memiliki kemampuan yang baik dalam bekerja sama dalam tim kerja yang multidisiplin.

Profil Lulusan

Ahli Rekayasa Sistem Industri dan Manufaktur

  • Ahli dalam memanfaatkan pendekatan Teknik Industri pada persoalan-persoalan yang bersifat makro dan strategis untuk meningkatkan daya saing sistem integral (tenaga kerja, bahan baku, energi, informasi, teknologi, dan infrastruktur) yang berinteraksi dengan komunitas bisnis, masyarakat, dan pemerintah.
  • Ahli dalam memanfaatkan pendekatan Teknik Industri untuk peningkatan kualitas, produktivitas, dan efisiensi sistem integral (manusia, mesin, material, energi, dan informasi) melalui proses perancangan, perencanaan, pengoperasian, pengendalian, pemeliharaan, dan perbaikan dengan menjaga keselarasan aspek manusia dan lingkungan kerjanya.